You are currently browsing the category archive for the ‘1’ category.


Wahai anakku, saya akan mengajarkan kepadamu empat perkara: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika suatu umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan
lembaran telah kering.

(Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih).

Posted via email from pedy post terus


Wahai anakku, saya akan mengajarkan kepadamu empat perkara: Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, Jagalah Allah niscaya Dia akan selalu berada di hadapanmu. Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah, jika kamu memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah. Ketahuilah sesungguhnya jika suatu umat berkumpul untuk mendatangkan manfaat kepadamu atas sesuatu, mereka tidak akan dapat memberikan manfaat sedikitpun kecuali apa yang telah Allah tetapkan bagimu, dan jika mereka berkumpul untuk mencelakakanmu atas sesuatu, niscaya mereka tidak akan mencelakakanmu kecuali kecelakaan yang telah Allah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan
lembaran telah kering.

(Riwayat Turmuzi dan dia berkata: Haditsnya hasan shahih).

Posted via email from pedy post terus

Janganlah engkau condong kepada dunia. Jangan engkau jadikan dunia sebagai tanah air (tempat menetap), dan jangan pula pernah terbetik di jiwamu untuk hidup kekal di dalamnya. Jangan engkau terpaut kepada dunia kecuali sekadar terkaitnya seorang asing pada selain tanah airnya, di mana ia ingin segera meninggalkan negeri asing tersebut guna kembali kepada keluarganya.

(Syarhu Al-Arba’in An-Nawawiyyah fil Ahadits Ash-Shahihah An-Nabawiyyah, hal. 105)

Posted via email from pedy post terus

Umar bin al-Khatthab berkata: Kita menemukan kebaikan hidup kita dengan bersabar. Andai saja para tokoh itu bersabar, maka akan menjadi mulia.

Ali bin Abi Thalib berkata: Ingat, sabar adalah bagian dari iman. Ibarat kepala dengan jasad, jika kepala putus, maka jasad pun terkulai. Tidak ada keimanan pada diri siapa pun yang tidak bersabar. (Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah, ‘Uddatu as-Shabirin, Juz I/97)

Posted via email from pedy post terus

Money makes you happy – but only if you have lots more than your friends and neighbours.

Owning the house of your dreams, the car you always longed for and having millions in the bank doesn’t stop that desire to keep up with the Joneses, researchers have found.

And if the Joneses have more than you do, you’ll be miserable.

It seems envy at being lower in the social pecking order tarnishes the satisfaction of being well off.

Man sleeping with money

Happy: But money counts for little unless you are richer than your friends

Psychologists looked at the happiness levels of 10,000 people who took part in the British Household Panel Survey and compared these with their income.

The results showed that although salary is important to a certain extent, a person’s social standing or status matters more.

And that’s where the Joneses come in. ‘The standard of living has gone up for each individual over the past 40 years but it has gone up for everyone,’ said researcher Dr Chris Boyce from the University of Warwick.

‘Our cars are faster now but our neighbours have faster cars too, so we haven’t got that advantage over people close to us.

‘Without the biggest home, or the fastest car then it doesn’t give you that same excitement as it would have.

‘Earning £1million a year appears not to be enough to make you happy if you know your friends all earn £2million a year.’

Dr Boyce feared many of us are racing to earn more money at the expense of building strong relationships.

As Hyacinth Bucket discovers in the BBC comedy Keeping Up Appearances, trying to outdo the neighbours usually ends in tears.

‘If everyone has to work hard to be better than other people, it suggests that if we all worked a little bit less we could find the time to do things that might be a bit more productive for our wellbeing,’ said Dr Boyce, an economic psychologist.

‘For instance, spending more time with our friends, looking after our mental health, spending more time at leisure.’

His findings, published in the journal Psychological Science, make disturbing reading – especially if you happen to be a lottery winner.

‘If you win a fantastic amount of and move away, all of a sudden-you are surrounded by people who are very wealthy,’ he said.

‘So you have ended up with a rank against your neighbours that was just as low as it was previously.

‘If you stay in the same house, you move up a couple of ranks but other people have to move down to make room for you.

‘You will find yourself in a situation where there is a lot of envy and jealousy.

‘You will have made everyone else’s lives miserable.’

It’s not the first time we’ve been warned that striving to keep up with the Joneses is bad for our health.

Previous research found those who feel eclipsed by their friends’ material success are more likely to develop heart disease, diabetes, ulcers and high blood pressure.

Sungguh benar sabda Nabi saw:

عَنْ اَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُـوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : اُنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ ؛ فَهُوَ أجْدَرُ أنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ الله عَلَيْكُمْ
متفقٌ عَلَيْهِ ، وَهَذَا لَفْظُ مُسْلِمٍ

“Hendaklah kalian memperhatikan orang (yang keadaan materinya) di bawahmu, dan janganlah kalian memperhatikan (yang keadaan materinya) di atas kalian. Bahwa yang demikian itu, menyebabkan kalian tidak meremehkan nikmat Allah atas kalian.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Posted via web from pedy post-terus

Sadarkah kita, pesan yang kita sampaikan ke anak kita, kelak akan membentuk karakter dan jalan hidup mereka. Mengapa saat ini di Indonesia banyak koruptor? Konon katanya sewaktu mereka kecil, pesan dan kisah yang sering disampaikan adalah "kancil nyolong timun" (sounds familiar?).

Apalagi jika kita diminta memberikan pesan terakhir buat anak-anak kita (well, calon anak bagi yang belum punya), kira-kira apa yang akan kita sampaikan? Nilai dan keyakinan apa yang ingin kita tularkan? Teladan apa yang akan kita tinggalkan?

Jika kita sampaikan teladan dan pesan "nak, hiduplah dengan mapan dan aman..", jangan salahkan kalau anak kita jadi hamba rezim yang pragmatis, apatis dan tidak berani melawan kezhaliman sosial yang dimapankan.

Jika kita sampaikan teladan dan pesan, "nak, jadilah orang kaya.." tanpa mewanti-wanti bekal agama, jangan salahkan jika anak kita jadi seorang oportunis yang culas dan tak berperasaan.

Jika Anda sudah menyampaikan teladan dan pesan Anda, bagus. Jika belum, mari kita fikirkan bersama dari sekarang. Sebagai permulaan dan pemanasan, mari kita simak pesan Che Guevara kepada anak-anaknya (even if you already know, this is worth reading, again and again).

Untuk anak-anakku: Hildita, Aleidita, Camilo, Celia,dan Ernesto terkasih:

Bacalah baik-baik surat ini, karena aku tidak lagi bersamamu. Praktis kau tidak akan mengingatku lagi, dan kau yang paling kecil tidak akan ingat padaku sama sekali. Ayahmu ini seorang manusia yang bertindak atas keyakinan yang dipegangnya dan setia pada pendiriannya. Tumbuhlah kalian sebagai revolusioner yang baik.

Belajarlah yang tekun hingga kalian dapat menguasai teknologi, yang akan memungkinkan kalian menguasai alam. Camkan bahwa revolusilah hal yang pokok, dan masing-masing dari kita, seorang diri, tak akan ada artinya.

Di atas segalanya, kembangkan selalu perasaan yang dalam pada siapapun yang mengalami ketidakadilan, di manapun di dunia ini. Inilah kualitas yang paling indah dari seorang revolusioner.

Hingga kapanpun juga, anak-anakku. Aku masih berharap melihatmu.

Cium mesra dan peluk erat dari Ayah.
(Che Guevara, 1965)

Posted via email from pedy post-terus

SBY meminta masyarakat Indonesia jangan menyamakan perlakuan antara Presiden AS Obama dan George W Bush. Obama beda dengan Bush (sumber). Kita semua tahu sepak terjang Bush yang gila perang dan suka main serbu negara orang sembarangan.

Seolah-olah SBY ingin mengatakan Obama itu baik, Bush itu jelek. Maka jika ada penolakan, maka itu seharusnya lebih tepat dialamatkan ke Bush. Karena Bush itu kejam, Bush itu gila perang, Bush itu penjajah.

Tapi kenyataanya, SBY dulu menerima Bush dengan cupika cupiki. Bahkan sampai dibuatkan helipad khusus seharga 1 M, meskipun harus dengan membabat tanaman-tanaman serta daerah resapan air di sekitar Istana Bogor, yang konon membuat suasana di sana tidak sejuk lagi (sumber). Itu pun akhirnya helipad tadi mubazir tidak jadi dipakai, karena heli Marine One yang ditunggangi Bush mendarat di GOR Pajajaran. Dasar.

Bukannya Obama dan Bush sama saja.

Posted via email from pedy post-terus

Salah satu argumentasi pihak yang menerima Obama dengan lapang dada adalah alasan etika diplomasi. Dikesankan adalah tidak terhormat menolak kunjungan/delegasi negara lain. Seakan-akan menolak tamu diplomatik adalah tidak lazim. Padahal tolak menolak delegasi diplomatik adalah hal yang lazim dalam pergaulan internasional.

Sebagai contoh penguasa Vatikan saja pernah menolak Calon Dubes AS dengan pertimbangan agama. Para delegasi dianggap mendukung hak aborsi yang bertentangan dengan prinsip keagamaan Vatikan. BBC London online (15/04/2009) melaporkan penguasa Vatikan menolak sedikitnya tiga nama yang diajukan sebagai utusan Presiden Barack Obama sebagai utusan AS untuk Tahta Suci, kata sejumlah sumber di Roma.

Tidak satu pun dari tiga calon yang secara informal dihubungi oleh pemerintahan Obama sejauh ini diterima Paus karena mereka mendukung hak aborsi. Salah satu calon potensial yang ditolak Vatikan adalah Caroline Kennedy, putri mantan presiden AS. Kelompok katolik konservatif di AS sebelumnya telah mengkritik pencalonannya.

Menurut mereka sikap lugasnya menyangkut hak aborsi membuat Kennedy menjadi pilihan yang tidak cocok. Vatikan tidak senang menyangkut sikap Presiden Obama yang mendukung hak aborsi dan keputusannya membatalkan larangan riset stem sel embrio di AS.

Sejak pemerintah AS memiliki hubungan diplomatik secara resmi dengan Vatikan tahun 1984, posisi duta besar selalu diisi oleh seorang katolik yang menentang aborsi baik dari pemerintahan Republik maupun Demokrat. Duta besar kali ini akan menggantikan Mary Ann Glendon, seorang professor dari Universitas Harvard yang menempati posisinya sejak pemerintahan George W Bush

Posted via web from pedy post-terus

An Irish Islamic website which argues for the introduction of “Sharia” law in Ireland had nearly 270,000 hits last month alone.

The site is targeted at what it calls Irish “O’Muslims,” the Muslim Public Affairs Council website, www.mpac.ie.

Sharia refers to the “way” Muslims should live or the “path” they must follow. Sharia is derived from the sacred text of Islam (the Koran) and traditions gathered from the life of the Islamic prophet Mohammed. Sharia deals with many aspects of life, including crime, politics, economics, banking, business, contracts, family, sexuality, hygiene, and social issues.

An editorial post says introducing Sharia is a patriotic duty.

“And who could doubt that establishing the authority of Allah in the land is in the best interests of Ireland?” it asks.

The site says it seeks “to remove injustice and establish fairness, to remove moral degradation, immorality and licentiousness and establish propriety, righteousness and restraint and to establish tawheed (the worship of the Only One worthy of worship) are surely noble Islamic aims.”

In one article, entitled “21st Century Ireland – A man’s world,” the author begs women to stick to one man and not dress provocatively.

“Instead of constantly trying to be better-looking than all the other girls in the club… instead of trying to impress a different bloke every weekend, is it not nicer to have that special someone,” it asks. “Someone who will always think you’re the best-looking girl… and that really doesn’t want you wearing as little clothes as possible because it’s not nice for you to be so cold. Is that not better?”

The website also described the recent crucifixion of a pedophile and murderer in Saudi Arabia as “justice.”

MPAC spokesman Liam Egan, who goes by the Muslim name Mujaahid, said the independent website was not affiliated with the Irish Council of Imams or any other Muslim organization here and was run by a “volunteer group of indigenous Muslims”.

“From a religious perspective we believe we represent a mainstream Islamic position… considering the specific content and its limited relevancy [a minority group in Ireland] we have witnessed an exponential rise in site hits, last month we had 269, 733,” he told the Sunday Tribune.

Take a deep look at the website, you’ll find to whom it’s affiliated.

Posted via web from pedy post-terus

Polling

Sedjak satoe maret 2009

  • 26,965 hits
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.