Menurut UU saja memilih ditetapkan sebagai hak, dan bukan kewajiban. Bagaimana mungkin yang awalnya adalah hak bisa berubah menjadi sebuah kewajiban. Misalnya saya punya hak cuti, tapi tidak saya ambil, masak jadi haram? Apalagi dalam Islam, mengangkat pemimpin atau nashbul imam/khilafah adalah fardhu kifayah dan bukan fardhu ain (kewajiban orang per orang). Jadi kalo ada sebagian yang berhasil mengangkat khalifah, maka bagi yang lain tidak wajib ikut mengangkat khalifah, mereka hanya diwajibkan mentaati khalifah. Koq tiba-tiba bisa ditetapkan wajib dasarnya dari mana neeh..? Menurut UU tidak, apalagi menurut Islam juga tidak.

PS: Kalau ada yang pingin tahu ulasan detil-nya dalam kitab-kitab ulama yang mu’tabar bisa dilihat di sini: Maqalah Ulama-ulama Sunni Tentang Wajibnya Nashbul Khalifah.

Topik Utama: Top 10 Alasan Sesat Wajibnya Pemilu