Anda tidak dapat membaca Al-Quran begitu saja, tidak demikian jika Anda ingin memberi perhatian yang sungguh-sungguh. Anda menyerah saja kepadanya, atau Anda melawannya. Al-Quran akan menyerang dengan kuat, langsung dan tertuju pada setiap pribadi. Al-Quran mendebat, mengkritik, mempermalukan, dan menantang Anda. Dari semula Al-Quran menarik garis batas pertempuran, dan saya berada di sisi yang diperangi. Saya berada pada posisi yang sangat tidak menguntungkan, karena menjadi jelas bahwa pengarangnya mengenali saya lebih baik daripada saya mengenali-Nya.

— Prof. Jeffery Lang, Struggling to Surrender, hal. 36