LOS ANGELES, KOMPAS.com – Facebook ternyata telah mengubah banyak hal. Tidak saja soal model pergaulan, tapi juga kegemaran para remaja untuk menulis. Selama tiga tahun terakhir, kecanduan remaja akan facebook membuat minat untuk menulis jurnal atau blog turun.

Sebuah studi baru yang dirilis Pew Internet dan American Life pekan ini menunjukkan hanya 14 persen dari remaja yang menggunakan internet mengatakan mereka terus menulis jurnal online atau blog. Angka ini turun hampir separo dibandingkan dengan puncaknya pada tahun 2006 yakni di kisaran 28 dan hanya 8 persen menggunakan Twitter.

“Itu sedikit mengejutkan, walaupun ada penjelasan soal teknologi tersebut,” kata peneliti Pew, Aaron Smith kepada Reuters.

Sekadar diketahui, survei ini dilakukan dengan mewawancarai 800 responden usia 12 sampai 17 tahun. Survei digelar dari Juni-September 2009.

Smith mengatakan, menurunnya tulisan-tulisan di blog karena terjadi ledakan pada situs jaringan sosial seperti Facebook, yang menekankan pembaruan status pendek atas pribadi.

Menurut studi itu, 73 persen dari remaja yang sedang online menggunakan situs jejaring sosial. Dia juga mengutip banyak remaja melakukan hal itu dengan ponsel di mana-mana.  Komunikasi antara orang-orang muda terjadi pada perangkat ponsel, bukan lagi dalam bentuk tulisan yang panjang. “Itu agak menarik dalam arti remaja cenderung
menjadi pengadopsi awal, “kata Smith.

Menurut Pew, blogging di kalangan orang dewasa telah dilakukan sejak 2005, tetapi di kalangan pengguna internet antara usia dari 18 dan 29 tahun jumlahnya menurun, sementara bagi yang berusia 30 tahun cenderung naik.

“Orang-orang tua menjadi lebih nyaman dengan lingkungan online, sementara anak-anak muda telah pindah ke jejaring sosial dan pesan teks,” kata Smith.