Pria-pria tegap yang diduga Densus 88 ternyata tak sempat membawa borgol untuk menangkap buron teroris yang dikejar. Mereka sempat meminta tali kepada warga Cawang, Jakarta Timur untuk mengikat 2 dari tiga teroris yang ditangkap.

“Kalau mereka polisi, harusnya mereka menyiapkan borgol. Ini malah mereka meminta tali kepada warga untuk mengikat dua orang itu,” kata salah seorang warga di sekitar lokasi yang enggan disebut namanya, Kamis (13/5/2010).

Warga tersebut mengatakan, ada juga warga Cawang yang membantu untuk mengikat dua orang pria yang diduga teroris itu. Keduanya kemudian dibawa hidup-hidup ke mobil.

Sebelumnya, warga menyatakan 1 dari tiga teroris yang ditangkap, tewas ditembak Densus 88. Pria tersebut menurut warga ditembak tanpa perlawanan apapun.

Sedangkan kedua teroris lain ditangkap saat berusaha lari. Setelah ditangkap, mereka dipukul dengan pistol dan batu besar.

Sumber:
http://www.detiknews.com/read/2010/05/13/111640/1356483/10/densus-88-minta-tali-dari-warga-untuk-ikat-2-teroris

Yang aneh, masak tim yang bertugas membekuk ‘teroris’ bisa sampai lupa untuk membawa borgol?? Atau jangan-jangan memang tugasnya untuk menembak di tempat?? Entahlah…

Posted via web from pedy post terus